04 November 2014

Satu Ditambah Satu Sama Dengan Satu

satu ditambah satu sama dengan satu.
Bukan kah Tuhan itu esa?
Bukan kah Ia akan kekal satu?

satu ditambah satu sama dengan Satu.
lalu mengapa insan nya tak mengaku
dan bisa berkata Tuhan mu bukan Tuhan ku?

Dan di dalam khotbah mereka dengan berbangga berkata.
"Aku memiliki Tuhan dalam hidupku"
Gema angkuh merasa dirinya menjadi paling suci dan sufi.


Namun mereka lupa bahwa Tuhan tak bisa dimiliki.
Karena yang memiliki tidak akan bisa engkau miliki jadi mengapa engkau miliki rasa untuk miliki Tuhan padahal Ia memiliki kamu.

Dan di dalam khotbah mereka dengan bengis menuduh
"Tuhan ku yang nyata dan Tuhan mu yang fana"
Tuhan tak perlu diaku karena satu di tambah satu sama dengan satu.
Meski engkau berebut Tuhan ku dan Tuhan mu
tetap saja,
satu di tambah satu sama dengan satu.

Tuhan ku di tambah Tuhan mu sama dengan Satu.
Tuhan ku di tambah Tuhan nya sama degnan Satu
Tuhan ku di tambah Tuhan tetanggaku sama dengan Satu
Tuhan ku di tambah Tuhan para pialang, nelayan, penyair, ustad, pendeta, pastur, romo, biksu, pelacur, politikus, bunda, penjagal, pelukis, matador, dan DOR! semua ! sama! dengan ! Satu!


Tuhan itu satu
Hadir dengan nama seribu
Dan masing masing dari kami berebut untuk bertemu.





No comments:

Post a Comment